1. Blog
  2. Tech Career
  3. Job Story Codebreaker: Lulusan IT yang Bingung Mau Ngapain

Job Story Codebreaker: Lulusan IT yang Bingung Mau Ngapain

Y
by Yogi Prasetya
Last update 1 Mei, 2023·4 mnt(s) reading
Job Story Codebreaker: Lulusan IT yang Bingung Mau Ngapain

Selamat datang di seriel artikel Job Story. Kali ini membahas temanya The Codebreaker. Cerita based-on true story dari seorang kawan yang selama kuliah di Ilmu Komputer merasa bingung mau jadi apa.

Dia merasa jurusan tersebut terlalu luas scope-nya. Terlalu banyak peluang karirnya malah bikin mahasiswa nggak tau pengen menekuni yang mana.

Saya pribadi merasakannya, saya kuliah Teknik Informatika, salah satu prodi di fakultas Ilmu Komputer. Pembahasan sangat luas, sampai kami mesti pilih salah satu dari 4 sub-prodi lagi.

Berikut cerita dari kawan kita. Setelah paragraf ini, kata ganti orang pertama berpindah ke pencerita.


Lulus kuliah dari salah satu jurusan tersulit malah sulit dapat kerja

Tiga tahun sudah saya lulus dari jurusan Ilmu Komputer, namun saya belum menemukan pekerjaan yang tepat. Saya sudah mencoba beberapa kali untuk melamar di perusahaan software, tetapi gagal.

Saya merasa frustasi karena merasa keahlian yang saya punya tidak cukup untuk menjadi seorang programmer yang sukses.

Suatu hari, saya bertemu dengan seorang teman yang sedang bekerja di perusahaan swasta. Ia memperkenalkan saya dengan seorang pengusaha yang membutuhkan seseorang yang ahli dalam bidang pengamanan sistem komputer.

Awalnya saya merasa tidak yakin, tetapi setelah mendengar penjelasan dari pengusaha tersebut, saya mulai tertarik.

Pengusaha tersebut menjelaskan bahwa pekerjaan yang ia tawarkan adalah sebagai seorang codebreaker. Seorang codebreaker bertanggung jawab untuk mengidentifikasi celah keamanan pada sistem komputer dan mengambil tindakan untuk memperbaikinya.

Sebagai seorang codebreaker, saya akan bekerja untuk melindungi perusahaan dari serangan hacker dan kejahatan cyber.

Saya merasa tertarik dengan pekerjaan yang ditawarkan dan memutuskan untuk mencobanya.

Pengusaha tersebut memberikan saya pelatihan intensif dalam pengamanan sistem komputer dan teknik code-breaking.

Pelatihan tersebut sangat intensif dan menantang, tetapi saya merasa senang karena bisa menguasai keterampilan baru dan dapat bekerja di bidang yang berbeda dari programmer.

Mulai bekerja secara profesional

Setelah selesai pelatihan, saya mulai bekerja sebagai codebreaker.

Tugas utama saya adalah menganalisis kode program dan mencari celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh hacker. Saya menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang telah saya pelajari untuk mengambil tindakan yang tepat untuk mengamankan sistem komputer.

Saya merasa senang bekerja sebagai codebreaker karena pekerjaan ini tidak hanya menantang, tetapi juga memberikan perasaan puas ketika berhasil menangkal sistem dari serangan hacker.

Saya juga dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan keamanan sistem komputer mereka dan memastikan bahwa data pelanggan kami aman.

Pekerjaan sebagai codebreaker ternyata sangat menjanjikan. Saya tidak hanya dapat menghasilkan uang yang cukup untuk hidup, tetapi juga dapat terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang pengamanan sistem komputer.

Saya merasa bersyukur telah memilih alternatif karir yang berbeda dari menjadi seorang programmer dan merasa senang dapat melindungi perusahaan dari ancaman kejahatan cyber.

Akhirnya saya menemukan karir yang tepat untuk saya dan bahagia karena dapat membantu meningkatkan kepercayaan publik terhadap keamanan digital. Saya bersyukur telah menemukan alternatif karir yang tepat bagi lulusan Ilmu Komputer seperti saya.

Menemukan karir potensial

Setelah bekerja sebagai codebreaker selama beberapa tahun, saya berpendapat bahwa pekerjaan ini sangat menjanjikan dan memiliki banyak potensi. Selain menjalankan prosedur-prosedur teknis, saya juga dapat memberikan saran dan rekomendasi kepada perusahaan tentang bagaimana meningkatkan keamanan sistem mereka.

Saya juga menemukan bahwa pekerjaan sebagai codebreaker dapat membuka jalan bagi karir yang lebih maju, terlebih saya bekerja di negara yang kesadaran keamanan sibernya paling rendah. Sembari berharap, profesi saya bisa lebih dikenal dan diminati.

Saya mulai terlibat dalam kegiatan komunitas pengamanan sistem komputer dan mulai berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan orang lain.

Belakangan menyadari bahwa pekerjaan sebagai codebreaker bukan hanya tentang mengamankan sistem komputer, tetapi juga tentang memberikan manfaat kepada masyarakat dan membantu melindungi kepentingan publik.

Dikomunitas, ternyata banyak orang yang tidak tahu tentang karir alternatif bagi lulusan Ilmu Komputer selain menjadi programmer. Ada banyak peluang bagi lulusan Ilmu Komputer untuk bekerja di bidang yang berbeda seperti analis data, arsitek sistem, pengembang aplikasi web, dan lain sebagainya.

Namun, untuk mengejar karir alternatif tersebut, dibutuhkan kesabaran, keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, serta kemauan untuk belajar dan berkembang.

Seperti pekerjaan yang saya tekuni, karir alternatif membutuhkan keterampilan yang spesifik dan membutuhkan dedikasi yang tinggi untuk belajar dan mengembangkan diri.

Pesan dari pencerita

Bagi lulusan Ilmu Komputer yang belum menemukan karir yang tepat, jangan merasa putus asa. Ada banyak peluang di luar sana dan kamu dapat menemukan karir alternatif yang sesuai dengan minat dan keterampilan yang kamu miliki.

Penting untuk terus belajar dan berkembang agar dapat mengambil peluang tersebut dan mencapai kesuksesan dalam karir.

Dalam akhir tulisan ini, saya ingin mengatakan bahwa pekerjaan sebagai codebreaker telah memberikan saya banyak kesempatan dan pengalaman yang berharga.

Saya berharap artikel ini dapat memberikan inspirasi bagi lulusan Ilmu Komputer yang belum menemukan karir yang tepat, dan memotivasi mereka untuk terus mencari peluang dan mengejar karir yang sesuai dengan minat.

Terima kasih sudah membaca!


Semoga teman-teman bisa mendapatkan insight dan inspirasi dari cerita ini. Serial Job Story selanjutnya apa lagi ya?

Saya mohon doa agar konsisten membuat artikel seperti ini. Boleh loh kasih saran ke halaman contact.

Share this article